Wellcome

Assalamualaikum Wr. Wb.
Selamat datang di blog saya. Semoga anda mendapat ilmu dari blog saya. Bagi teman-teman silahkan komen dan ramaikan blog saya. Jangan lupa untuk klik iklan sebagai donasi anda untuk blog saya.

Senin, 07 Juni 2010

Pemain Terkotor di Piala Dunia

detikcom - Jakarta, Sebagaimana
selalu ada figur-figur dengan
reputasi "anak baik" di atas
lapangan, ada pula pemain-pemain
yang memiliki label "miring". Siapa
saja pemain-pemain terkotor di
kancah Piala Dunia?
Dengan gigi depan yang jarang-
jarang, wajah Joe Jordan jauh dari
kata tampan. Namun bukan hanya
wajahnya saja yang buruk, tetapi
aksinya di atas lapangan juga
menimbulkan ancaman buat lawan-
lawannya.
Jordan 'sukses' merebut gelar
sebagai pemain paling kotor di
putaran final Piala Dunia sejak tahun
1966. Mantan pesepakbola yang kini
menjabat sebagai asisten pelatih
Tottenham Hotspur itu membuat
lebih banyak pelanggaran per 90
menit daripada pemain lain pada
umumnya.
Pesepakbola yang dijuluki 'Jaws' ini
bermain untuk Skotlandia di dalam
tiga edisi Piala Dunia di antara tahun
1974 dan 1982. Dalam daftar 10
pemain dengan jumlah pelanggaran
terbanyak seperti diberitakan News
of The World, 'Si Hiu' menduduki
peringkat pertama.
Pria yang saat ini berusia 58 tahun
tersebut membuat rata-rata 5,1
pelanggaran tiap satu laga. Ia
membuat pelanggaran lebih banyak
dibanding pemain Australia Tim
Cahill, yang berada di urutan kedua
dengan rata-rata 4,9 pelanggaran,
disusul Jostein Flo dari Norwegia
yang membuat 4,8 foul.
Akan tetapi jumlah yang diperoleh
Cahill tersebut berpotensi
bertambah. Pasalnya pemain
Everton tersebut akan tampil di Piala
Dunia tahun ini.
Skotlandia kembali mengirim
wakilnya, Gordon Durie, ke dalam
daftar itu. Durie yang bermain untuk
negaranya bercokol di urutan empat
dengan jumlah rata-rata
pelanggaran 4,8 namun ia
membuatnya dalam durasi waktu
yang lebih banyak dari yang dibuat
Flo, padahal dia adalah seorang
penyerang!
Anatoly Byshovets (Uni Sovyet)
menduduki peringkat lima. Pria
kelahiran Ukraina tersebut bikin rata-
rata 4,6 pelanggaran, sedangkan
pemain legendaris Iran, Ali Daei,
berada di belakang Byshovets juga
dengan membuat catatan yang
sama namun durasi bermainnya
lebih banyak 60 menit.
Empat peringkat selanjutnya
memiliki rata-rata pelanggaran yang
sama yakni 4,4 dengan durasi waktu
bermain di Piala Dunia yang berbeda.
Berturut-turut mereka adalah Jose
Perdomo (Uruguay), Nelson Vivas
(Argentina), Pablo Mastroeni (AS) dan
Josev Chovanec (Cekoslowakia).
Kategori pemain dengan penerima
kartu terbanyak jatuh pada mantan
pemain Kamerun, Andre Kana-Biyik.
Ia menerima rata-rata satu kartu
dalam 90 menit. Sebanyak
keiikutsertaannya pada Piala Dunia
1990 dan 1994, ia mengoleksi tiga
kartu kuning dan satu kartu merah.
Di urutan selanjutnya terdapat
Luciano Monzon (Argentina) dengan
rata-rata 0,97 kartu per 90 laga; Paulo
Costinha (Portugal) 0,95; Jose
Caminero 0,86 kartu, Mastroeni (AS)
0,86; Terry Fenwick (Inggris) 0,75;
Khalid Al Muwaillid (Arab Saudi) 0,73;
Stig Tofting (Denmark) 0,72; Rogibert
Song 0,69 (Kamerun) dan Lee (Korea
Selatan) 0,69.

Tidak ada komentar: