detikcom - Jakarta, Indonesia muncul
di Piala Dunia. Bukan dalam bentuk
tim nasional sepakbolanya,
melainkan melalui perguruan silat
yang ikut parade pembukaan event
empat tahunan itu.
Perguruan yang dimaksud adalah
Perguruan Pencak Silat Al Azhar di
Afrika Selatan. Mereka dipastikan
mengikuti parade pembukaan Piala
Dunia yang bertajuk Mushanda
Parade di Burger Park, Pretoria, Kamis
(10/6). Dan dalam parade tersebut
mereka rencananya akan membawa
bendera Indonesia.
Mantan Menteri Negara Pemuda dan
Olahraga, Adhyaksa Dault, pun
senang mendengar hal ini. Apalagi ia
sendiri mengaku, dirinya selaku
pembina sudah lama
mensosialisasikan olahraga pencak
silat di sana.
"Jadi begini ceritanya. Sudah sejak
tahun lalu saya diminta oleh pihak
Afrika Selatan untuk
mensosialisasikan pencak silat di
sana. Saya pembina di Al-Azhar, dan
saya sudah ikut dari sejak SD."
"Mereka kemudian tertarik dan minta
beberapa orang pelatih. Ternyata
antusiasmenya di sana cukup tinggi
dan kita jadi surprise," tuturnya
kepada detikSport.
Namun demikian, para pengusung
bendera Merah-Putih dan
mendemonstrasikan pencak silat
tersebut bukanlah orang Indonesia.
Toh, Adhyaksa mengaku dirinya tak
bermasalah dengan hal tersebut
"Bagi saya yang penting adalah
Merah-Putihnya. Dari awal saya
mengatakan, penghalang dari
pengabdian itu pamrih."
"Saya juga sudah bilang kepada
Menpora (Andi Mallarangeng) untuk
melihat prestasi olahraga seperti ini.
Saya sudah minta bertemu, namun
katanya beliau sedang sibuk,"
tukasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar